STRATEGI PELAKSANAAN (SP)
TINDAKAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN ANSIETAS
Pertemuan ke-4
A.
Proses
Keperawatan
1.
Kondisi Klien
Data
Subjektif :
·
Klien
mengatakan sudah beberapa hari mengalami gelisah
·
Klien
mengatakan sulit tidur
·
Klien
mengatakan tidak nafsu makan
·
Klien
masih memikirkan masalah ketika beribadah
2.
Diagnosa Keperawatan
Ansietas
3.
Tujuan Tindakan Keperawatan
a. Tujuan Umum :
Pasien mampu mengatasi ansietas dengan teknik pendekatan
spiritual
b. Tujuan Khusus :
·
Pasien
mampu melakukan pendekatan spiritual
4.
Tindakan Keperawatan
a.
Motivasi
klien untuk melakukan pendekatan spiritual
B.
Strategi
Komunikasi
1.
Fase
Orientasi
a.
Salam Terapeutik
“Selamat pagi ibu, saya putu, perawat yang akan merawat
Ibu”
“Bagaimana perasaan ibu hari ini ?”
b.
Evaluasi/validasi
“Jadi
ibu semalam gelisah, tidak bisa tidur karena cemas ?” “Lalu bagaimana dengan ibadah ibu ?”
c.
Kontrak :
1)
Topik
“Baiklah,
bu, bagaimana kalau sekarang kita berbincang-bincang tentang
perasaan
yang ibu rasakan?” Apakah ibu bisa fokus saat beribadah?”
2) Waktu
“Ibu mau kita berbincang-bincang berapa lama?” “Bagaimana jika 25 menit?”
3)
Tempat
“Ibu kita mau berdiskusi dimana?” “Yasudah kalau begitu
kita berdiskusi di kamar ibu saja ya.”
4)
Tujuan
“Tujuan
saya melakukan diskusi ini agar ibu dapat melakukan pendekatan spiritual.”
2.
Fase
Kerja
”Tadi ibu katakan,
ibu merasa gelisah, tidak bisa tidur, coba ibu ceritakan lebih lanjut tentang
perasaan ibu?” “Apa yang sedang ibu pikirkan?” “Apa yang terjadi sehingga ibu
merasa gelisah?” “Apa masalah yang sebelumnya sering membuat ibu gelisah?” “Jadi kalau ibu punya masalah, ibu akan
memikirkan terus masalah itu sehingga ibu merasa gelisah, tidak bisa tidur,
tidak nafsu makan?” ”Kalau ibu sedang tidak gelisah, bagaimana kebiasaan tidur
dan makan ibu?”
“Bagaimana kebiasaan
ibu dalam beribadah?” “Tapi
apa ibu fokus saat beribadah ?” “Seharusnya ibu ketika beribadah harus fokus dengan ibadah ibu , nah bila ibu selalu memikirkan masalah ibu,
ibu
akan selalu merasa
cemas. Lebih baik ibu mendekatkan diri kepada Tuhan , melupakan
sejenak masalah-masalah yang ibu alami dan berdo’a meminta kepada Tuhan, semoga semua masalah yang saat
ini ibu alami dapat terselesaikan,
insyaallah ibu pasti tidak akan cemas lagi.”
3.
Fase
Terminasi
a.
Evaluasi
1)
Subyektif
”Bagaimana perasaan
ibu setelah kita ngobrol tentang masalah yang ibu rasakan.” “Coba ibu ulangi
lagi cara yang sudah kita pelajari tadi.” Nah bagus, mulai sekarang ibu harus
selalu berfikir positif dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan agar perasaan
ibu bisa lebih tenang.”
2)
Obyektif
Ibu
tampak mengerti hasil diskusi yang di lakukan, ibu merasa lebih tenang setelah
beribadah.